5 Cara Tepat Mudik Tetap Hemat di Masa Pandemi

Belanja kebutuhan & beli barang incaran lebih hemat pakai Kredivo -  Promolist.id

Jelang lebaran biasanya masyarakat mulai berbondong-bondong pulang ke kampung halamannya masing-masing. Bagi warga ibukota dan sekitarnya, momen Lebaran merupakan momen penting untuk mengunjungi orang tua, kerabat, serta teman-teman masa kecil di kampung.

Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa mudik memerlukan biaya yang tidak sedikit. Akan sangat lumrah jika sebagian orang memperjuangkan mudik meski harus mengajukan pinjaman tunai. Sebenarnya tidak ada salahnya menggunakan pinjaman untuk mudik selama kondisi finansial cukup memungkinkan.

Artinya, cicilan pinjaman tunai tetap bisa dibayarkan tepat waktu sesuai dengan kondisi finansial. Jangan memaksakan meminjam dana melebihi kondisi finansial. Alih-alih bisa mudik, pulangnya justru membawa beban untuk keluarga dan orang tua.

Apabila hendak mudik dengan bujet hemat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti berikut ini;

  1. Berangkat Secara Bertahap

Semakin mendekati Lebaran biasanya kebutuhan pokok semakin tinggi. Begitu juga dengan ongkos moda transportasi umum. Jika kamu berencana mudik bersama keluarga tidak ada salahnya untuk berangkat secara bertahap.

Misalnya jika anak-anak yang masih usia pelajar sudah libur lebih awal, tidak ada salahnya berangkat ke kampung lebih awal sebelum diberlakukan harga tuslah. Dengan begitu, ongkos bisa lebih hemat.

Jika berangkat menggunakan kendaraan pribadi pun sebaiknya berangkat tidak terlalu mepet Lebaran. Cobalah untuk berangkat H-7, apalagi saat ini beberapa perusahaan lebih longgar dalam menetapkan jam serta tempat kerja. Sehingga kamu tidak perlu bermacet-macetan saat mulai awal libur jelang Lebaran.

  1. Pilih Kereta Api Lebih Murah dan Nyaman

Siapapun pasti mengakui bahwa moda transportasi paling terjangkau dan nyaman adalah kereta api. Namun, untuk mendapatkan tiketnya pun sangat sulit dan berebutan. Opsinya adalah pesan tiket jauh-jauh hari dan jangan terlalu dekat dengan hari Lebaran. Sehingga kamu masih bisa kebagian tiket mudik dan balik dari kampung halaman.

  1. Bawa Bekal Secukupnya untuk di Perjalanan

Menggunakan moda transportasi apapun paling tepat adalah membawa bekal sendiri dari rumah. Kamu bisa membuat aneka makanan kering sehingga lebih awet, tahan lama dan bisa dijadikan lauk makan. Jangan sampai telat makan saat perjalanan. Upayakan tetap menjaga kondisi tubuh dengan baik saat dalam perjalanan dan tetap minum air putih sesuai dengan kebutuhan agar tidak dehidrasi.

  1. Jika Kemalaman, Mampir di Tempat Teman atau Kerabat Dekat

Salah satu opsi untuk berhemat adalah dengan menyambung silaturahmi pada keluarga kerabat atau teman yang pindah kerja ke luar kota. Opsi ini tentu harus dipertimbangkan juga kenyamanan kerabat atau teman yang akan disinggahi. Apakah mereka berkenan dikunjungi di masa new normal seperti saat ini.

Jika tidak memungkinkan maka, persiapkan untuk bermalam di rest area atau di pom bensin terdekat. Jangan memaksakan diri terus nyetir ketika kondisi sudah terlalu larut malam sementara tidak punya pengalaman nyetir tengah malam. Kondisi lalu lintas akan sangat berbeda pada siang dengan malam hari. Malam hari cukup banyak tantangannya apalagi harus berada dalam satu lintasan bersama dengan bus dan truk-truk pengangkut sembako.

  1. Komitmen Pada Anggaran Mudik yang Sudah Ditetapkan

Kondisi finansial saat mudik memang tergantung pada komitmen serta eksekusinya saat di perjalanan. Kadang-kadang ada saja yang hendak dibeli jika tidak masuk dalam perencanaan. Saat diperjalanan wajar jika ada keinginan untuk membeli sesuatu apalagi barang tersebut hanya ada di daerah tersebut dan sulit untuk didapatkan di ibu kota. Walhasil barang bawaan akan menjadi semakin bertambah.

Persiapkan juga dana darurat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Jika di kampung halaman ternyata ada kendala pada kendaraan dan harus segera diperbaiki, mau tidak mau harus ada extra biaya. Saat kondisi tidak cukup membayar uang, kamu bisa memanfaatkan pinjaman tunai dari Kredifazz.

Kredifazz memberikan kemudahan pinjaman tunai dengan syarat cukup KTP saja. Prosesnya juga mudah tidak lebih dari 24 jam sejak diajukan. Semua pendaftaran dan pengajuan pinjaman secara instan cukup lewat aplikasinya saja.

Sebagai contoh jika kamu meminjam dana sebesar Rp1 juta, maka biaya admin yang dikenakan hanya 6% dari total pinjaman. Sehingga kamu akan menerima uang sebesar Rp940.000. Sedangkan untuk cicilannya jika mengambil tenor 61 hari, kira-kira kamu hanya perlu membayar Rp590.000 per bulan.

Pinjaman tunai di Kredifazz tidak perlu bayar jaminan atau bayar DP terlebih dahulu. Selama profil kamu sesuai dan lolos review, limit maksimal yang bisa diberikan adalah Rp3.000.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *